COKELAT
Cokelat atau Coklat (Inggris:Chocolate) adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao. Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman, walaupun dipercaya bahwa dahulu cokelat hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.
Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari ulang tahun dan hari raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta. Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia. Selain dikonsumsi paling umum dalam bentuk cokelat batangan, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.
Sejarah cokelat
Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Mungkin sampai ke Chiapas, bagian paling selatan Meksiko. Orang-orang Olmec memanfaatkan pohon dan, mungkin juga, membuat “cokelat” di sepanjang pantai teluk di selatan Meksiko. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun SM. Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, sampai tahun 1847 mulai dikonsumsi dalam bentuk batangan.
oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran.
Kandungan cokelat
Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.
Kandungannya yang meningkatkan endhorfin atau hormon kebahgiaan, sehingga menciptakan perasaan bahagia dan mood booster bagi setiap orang yang mengkonsumsinya.
Pandangan umum
Cokelat pada umumnya dipercaya memiliki manfaat tinggi dalam meningkatkan mood, cokelat juga menghilangkan stress dan menimbulkan rasa bahagia.
Umunya cokelat dijadikan bingkisan, hadiah pada acara ulang tahun, hari raya dan hari-hari besar.
Cokelat melambangkan rasa empati, senang, ucapan terimakasih dan rasa cinta.
Makanan satu ini sangat dikenal oleh pasangan muda lho, karena sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan kepada orang yang dicintainya. Jadi brother and sister pastinya tidak asing dengan cokelat kan.
Sumber referensi
1.Atkinson, Catherine, Mary Banks, Christine France, Christine McFadden (2010). The Chocolate and Coffee Bible. Hermes House. ISBN 978-1-84477-385-5.
2. (Inggris) Tes kimia mengkonfirmasikan penggunaan cokelat yang pertama adalah untuk memproduksi minuman beralkohol
3.(Inggris) Athena Review Vol.2, no.2 Sejarah Singkat Cokelat, Makanan para Dewa Diarsipkan 2007-06-08 di Wayback Machine. (terakhir diakses 8 Juni 2007)
4.Catatan Gastronomi: Kejadian Ekstrem Cokelat sebuah Laporan dan Esai: The New Yorker
"Peneliti Temukan Resep Cokelat Tertua di Inggris". Antara. 2 September 2013.
5. (Inggris) Tentang Hans Sloan (terakhir diakses pada 8 Juni 2007)
6.(Inggris) Berita BBC untuk Kesehatan: Cokelat Lebih Baik Daripada Berciuman
7.(Inggris)Keduabelah pihak seri dalam pertikaian tentang cokelat Diarsipkan 2009-04-12 di Wayback Machine.